Teknologi Pengolahan Dolomit Sebagai Bahan Penunjang Industri Besi Baja

Mineral dolomit (CaMg(CO3)2 merupakan salah satu bahan mineral industri yang jumlahnya melimpah di Indonesia. Saat ini, secara umum dolomit digunakan sebagai bahan bangunan dan pupuk untuk menyediakan unsur magnesium (Mg) dalam tanah dan menetralisir tanah masam akibat penggunaan urea. Dalam upaya meningkatkan nilai tambah mineral dolomit, perlu dilakukan kajian teknologi yang dapat diaplikasikan secara tepat dalam mengolah mineral dolomit tersebut.

Dolomit setelah mengalami beberapa perlakuan menjadi dolomit terkalsinasi atau magnesia (MgO) dapat digunakan sebagai bahan pendukung dalam industri besi dan baja. Dolomit merupakan bahan tahan api (refraktori) bersifat basa yang murah dan stabil dalam tanur. Sebagai bahan imbuh (influx), dolomit berfungsi menurunkan titik lebur dan mengikat pengotor dalam bentuk silika dan alumina menjadi slag dalam tungku peleburan. Dolomit digunakan karena sifatnya yang porous tetapi keras, lunak dan hancur sebelum titik lebur logamnya.

Sebagai upaya untuk meningkatkan nilai tambah mineral dolomit dan mendukung industri pengolahan besi baja, perlu dikembangkan teknologi pengolahan dolomit yang dapat digunakan sebagai bahan penunjang yang efektif dan efisien baik dari segi biaya maupun performansinya dalam industri pengolahan besi baja.

Keterangan lebih lanjut sila kontak: Gunawan, S.Si, M.Eng, Dr.Eng. – Telp: (021) 3169688

Sumber: PKPP Ristek 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s