Rancang Bangun Balise Detektor Posisi Kereta Api untuk Sistem Pencegahan Kecelakaan Kereta Api Secara Otomatis

Rancang Bangun Balise Detektor Posisi Kereta Api untuk Sistem Pencegahan Kecelakaan Kereta Api Secara Otomatis

Tuntutan untuk memperbanyak moda transportasi tersebut harus dibarengi dengan diperketatnya keamanan dan pengawasannya. Kereta api sebagai salah pilihan utama masyarakat untuk alat transportasi massal mempunyai kewajiban memenuhi tuntutan untuk memperbaiki layanan dan keamanan. Automatic Train Control (ATC) yang didalamnya terdapat pula Automatic Train Protection (ATP) adalah jawaban untuk peningkatan keamanan kereta secara otomatis. Salah satu komponen pendukung ATP untuk mencegah terjadinya kecelakaan antar kereta api adalah Balise.

Balise merupakan suatu alat elektronika suar atau transponder ditempatkan di antara rel kereta api yang berfungsi sebagai pendeteksi keberadaan kereta api. Balise ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Balise aktif dan Balise pasif. Balise aktif adalah jenis balise yang bisa mengirimkan berbagai jenis data yang dibutuhkan berupa data bit. Sedangkan balise pasif adalah balise yang hanya dapat memberikan data analog berupa frekuensi tertentu. Proposal ini akan mengajukan Balise pasif sebagai desain dan rancang bangun pendeteksi posisi kereta api. Balise pasif digunakan mengkodekan sinyal dengan prinsip induktansi. Balise pasif nantinya akan dihubungkan dengan dead man pedal, lampu sinyal, dan speed track. Prinsip dasar pembuatan hardware adalah pembangkitan frekuensi menggunakan rangkaian RLC.

Balise ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu loko balise dan track balise. Untuk loko balise menggunakan prinsip RLC dan oscillator yang akan mendapat induksi medan. Sedangkan track balise hanya rangkaian LC saja yang berfungsi sebagai pengganggu frekuensi yang dipancarkan oleh loko balise. Loko balise merupakan sebuah rangkaian penerima frekuensi (tuning frekuensi). Frekuensi yang dibuat akan dibedakan dari frekuensi alam sehingga bisa dideteksi oleh loko balise. Dari dua prinsip ini tentang track balise maupun loko balise dapat dikembangkan suatu alat komunikasi tertentu yang dapat sebagai informasi tracking kereta. Dari track balise ini menghasilkan sinyal frekuensi yang berbeda-beda dengan dianalogikan sebagai ID (pengalamatan) lokasi kereta.

Balise baru berkembang dan digunakan di beberapa Negara, seperti Eropa dan Jepang. Sebagai komponen penting pendukung ATP maka perancangan Balise memberikan pengaruh positif dalam peningkatan proteksi kereta api sebagai angkutan massal. Selain itu dengan dibuatnya Balise akan memberikan dampak ekonomi pada masyarakat dengan terciptanya lapangan kerja baru karena kebutuhan akan Balise ini sangat banyak.

Keterangan lebih lanjut hubungi: Ir. Sofwan Hidayat, M.Eng.

Sumber: Program PKPP Kemenristek – http://pkpp.ristek.go.id/index.php/penelitian/detail/114

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s