Pembuatan Ulang Roda Kereta dengan Metode Bandage, Reverse Engineeering dengan Memanfaatkan Kemampuan Industri Kecil Menengah

Pembuatan Ulang Roda Kereta dengan Metode Bandage, Reverse Engineeering dengan Memanfaatkan Kemampuan Industri Kecil Menengah

Pada awal desain dari rehabilitasi roda tersebut dimulai dengan pembuatan rancangan konseptual, yang rinci meliputi spesifikasi teknis dari barang tersebut. Prinsip reverse engineering dipakai dalam kaitan menentukan benchmarking yang paling optimal. Minindak-lanjuti riset pelapisan terhadap roda KA yang telah kami lakukan maka dilakukan kegiatan riset pengecoran pembuatan roda baru KA dengan memanfaatkan limbah ari scrap roda KA yang telah aus.

Keuntungan dari metoda daur ulang ini adalah secara langsung sistimatik dan metodik, melalui standar tertentu seperti JIS, ataupun DIN, dan ISO. Dengan melakukan daur ulang yang sempurna, produk akan dapat kembali seperti spesifikasi awal, tentunya melalui analisis dan prosedur yang dibakukan melalui percobaan yang dilakukan dalam penelitian ini. Peningkatan added value mutu konsumtif yang mampu bersaing dengan produk import sehingga mengurangi nilai devisa dimana pemanfaatan roda bekas (scrap) akan memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga mampu menyediakan roda kereta api didalam negeri yang tidak tergantung sepenuhnya pada produk impor.

Keterangan lebih jauh: Ir. Dwi Budianto, MM. Telp: 021 – 3169877

Sumber: Program PKPP Kemenristek 2012 – http://pkpp.ristek.go.id/index.php/penelitian/detail/146

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s