Pemanfaatan Teknologi Bis Body Monocoque Sebagai Alat Transportasi Massal di Perkotaan

Pemanfaatan Teknologi Bis Body Monocoque Sebagai Alat Transportasi Massal di Perkotaan

Kebutuhan untuk peremajaan metromini dan kopaja di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, serta pengalihan fungsi menjadi feeder busway, dirasakan semakin mendesak. Kementerin Perhubungan bekerja sama dengan dinas perhubungan daerah sedang melaksanakan program sistem transportasi berbasis bis di kota besar. Sehingga kebutuhan akan armada bis diperkirakan akan meningkat besar dalam waktu dekat. Hal ini merupakan peluang bagi industri nasional untuk mengambil peranan dalam memenuhi kebutuhan akan armada bis tersebut.

BPPT memiliki Program Prioritas Bidang Teknologi Transportasi Massal sejak tahun anggaran 2010 hingga 2014 untuk mengembangkan teknologi produksi pada industri otomotif bis dengan tujuan meningkatkan potensi dan daya saing industri otomotif nasional dan mencapai kemandirian bangsa dalam teknologi otomotif. Pada dua tahun pertama (2010 – 2011) telah dikembangkan desain dan prototip body monocoque bis medium, dilengkapi hasil analisis dan pengujian kekuatan struktur. Oleh karena itu, diperlukan langkah pemanfaatan hasil pengembangan teknologi tersebut, dan difusi teknologi kepada industri terkait.

Dengan latar belakang pemikiran diatas, Balai Mesin Perkakas, Teknik Produksi dan Otomasi (MEPPO) berdasarkan kompetensi yang dimiliki dalam teknologi produksi, mengajukan proposal kegiatan Pengkajian Pemanfaatan Teknologi Bis Body Monocoque sebagai alat Transportasi Massal di Perkotaan.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan kajian tentang pemanfaatan hasil pengembangan teknologi bis monocoque sebagai alat transportasi masal di wilayah perkotaan. Kajian ini dilakukan dengan menjalin koordinasi dan kerja sama dengan seluruh stake holder yang terkait, dimulai dari pengguna bis baik dari pihak swasta (misalnya PO San Putra Sejahtera, PO Sargede, dll.) maupun lembaga pemerintah (RISTEK, BPPT, dll.), kemudian pihak industri terutama industri perakitan bis (PT. INKA, PT. AAI, dll.) juga industri karoseri (PT. New Armada, PT. Laksana, dll.), dan pihak pemerintah yang bertanggung jawab pada masalah regulasi dan kebijakan (Kemenristek, Kemenhub, Kemenperin, dll.).

Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah termanfaatkannya teknologi body monocoque yang dikembangkan sebagai alat transportasi massal dan meningkatnya kemampuan industri otomotif nasional dalam teknologi produksi bis body monocoque.

Keterangan lebih lanjut: Dr. Mahfudz Al Huda, M.Eng.

Sumber: Program PKPP Kemenristek 2012 – http://pkpp.ristek.go.id/index.php/penelitian/detail/162

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s